Entries Tagged 'News' ↓
July 21st, 2010 — News

Kemarin pagi, banyak media yang mengumumkan dikeluarkannya pecaahan uang 10.000 (sepuluh ribu) dan 1000 (seribu) rupiah yang baru. Berikut berita resminya di situs BI :
No.12/36/PSHM/Humas
Judul : Uang Logam Rp. 1.000 dan Uang Kertas Rp. 10.000 Disain Baru Resmi Diluncurkan
Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof.DR. Boediono meresmikan mulai beredarnya uang logam (UL) Rupiah pecahan 1.000 (seribu) Tahun Emisi (TE) 2010 dan uang kertas (UK) Rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu) desain baru di Gedung Bank Indonesia Bandung, Jawa Barat, pada Selasa 20 Juli 2010. Hadir dalam acara tersebut a.l. Pjs. Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, serta Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, sebagai penerima replika uang baru. Dalam laporan singkatnya, Darmin Nasution menyampaikan bahwa peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat perlu didukung dengan ketersediaan uang Rupiah yang memadai dan mudah dikenali ciri-ciri keasliannya, guna memperlancar kegiatan transaksi.
Uang logam Rupiah pecahan 1.000 (seribu) bergambar Garuda Pancasila pada bagian depan. Sedangkan pada bagian belakang bergambar angklung dengan latar belakang Gedung Sate, Bandung – Jawa Barat. Uang tersebut berwarna putih keperakan, yang terbuat dari besi/baja yang dilapisi dengan nikel (nickel plated steel). “Pemilihan gambar angklung sebagai alat musik tradisional merupakan wujud pelestarian kebudayaan nasional. Demikian juga halnya dengan gambar Gedung Sate di Bandung – Jawa Barat sebagai wujud pelestarian tempat bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia”, tambah Darmin.
Perubahan pada uang kertas pecahan 10.000 (sepuluh ribu) bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi elemen desain atau up-grading yang dilakukan terutama pada warna dominan yang semula berwarna ungu kemerahan menjadi ungu kebiruan. Meski terdapat pula perubahan pada unsur pengaman lainnya, namun demikian elemen desain utama seperti bahan uang, gambar utama dan ukuran uang tetap atau tidak mengalami perubahan. “Uang kertas pecahan Rp10.000 desain lama masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia” tegas Darmin.
Perubahan lainnya pada disain uang kertas pecahan 10.000 (sepuluh ribu), adalah sbb:
Penambahan unsur pengaman rainbow printing dalam bidang berbentuk segi lima yang memiliki efek berubah warna (efek pelangi) apabila dilihat dari sudut pandang tertentu, pada sebelah kanan gambar utama,
Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah dan ditengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar pada sebelah kanan gambar utama,
Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa satu buah lingkaran yang semula tidak kasat mata (visible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio), terletak pada samping kanan gambar utama,
Penggantian tinta berubah warna (Optically Variable Ink) berupa segi delapan yang berubah warna dari hijau menjadi biru apabila dilihat dari sudut pandang berbeda, menjadi desain logo BI di dalam bingkai berbentuk ornamen daerah Palembang dan tidak berubah warna (cetak offset), terletak pada sebelah kanan bawah uang.
Keterangan gambar dan ciri-ciri uang tersebut dapat dilihat pada website Bank Indonesia.
Jakarta, 20 Juli 2010
Direktorat Perencanaan Strategis dan
Hubungan Masyarakat
Dyah N.K. Makhijani
Direktur
Dan ini adalah penampakannya!




July 17th, 2010 — News
Kisah yang sangat tragis, Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun ditemukan tewas gantung diri sebuah warung kosong dalam pasar penampungan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Diduga bocah tersebut tewas gantung diri malu karena tidak bisa sekolah.
Ilustrasi gantung diri
Salah satu warga, Agustin mengatakan korban yang diketahui bernama Basir ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB di dalam warung. Warga juga sempat membawa korban ke seorang bidan dan klinik namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi. “Waktu ketahuan, korban sudah tergantung dengan tali plastik warna biru,” katanya. Saat ditemukan, ibu korban sempat memotong tali yang digunakan untuk menggantung.
Korban yang sehari-harinya mencari barang bekas di sekitar Pasar Minggu diduga melakukan aksi nekatnya karena malu tidak bisa melanjutkan sekolah. “Dia malu karena dia pernah minta untuk melanjutkan sekolah tapi ditolak oleh keluarganya alasannya tidak ada biaya,” tambah Agustin. Sebelum ditemukan, korban diketahui memang disuruh oleh pamannya untuk membeli rokok di warung. Namun, belum sampai ke warung rupanya korban langsung melakukan aksi nekatnya.
Korban pertama kali ditemukan gantung diri oleh ibunya yang diketahui bernama Sri Sariah asal Aceh yang berprofesi sebagai pedagang kopi di pasar tersebut saat sedang mencari anaknya. Saat melihat anaknya tergantung, dia langsung kaget dan melaporkan kepada suaminya bernama Hadi Akbar yang juga seorang pedagang.
Menurut Rais, sepupu korban, Basir pernah mengatakan ingin mati, pekan lalu. “Tapi saya bilang jangan ngomong sembarangan,” ungkapnya. Dia menjelaskan, selama ini korban dikenal sebagai anak yang rajin dan pintar mencari uang untuk membantu perekonomian keluarga. Namun akhir-akhir ini anak ke dua dari empat bersaudara ini sering terlihat gelisah. Setelah diidentifikasi, jasad korban kemudian langsung dikirim ke RSCM untuk diotopsi.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Nurdi Satriaji mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. “Kami masih selidiki, tapi korban ditemukan memang dalam kondisi tergantung,” katanya. Kini, orang tua korban dan beberapa saksi masih dimintai keterangan di Polsek Pasar Minggu.
Para pemimpin Indonesia yang selalu menggembor-gemborkan sekolah gratis ternyata hanya bohong belaka, buktinya banyak sekali rakyat Indonesia yang masih mengeluh tidak punya biaya untuk sekolah.
July 16th, 2010 — News

Kasus perkosaan kembali marak terjadi. Kali ini korbannya adalah seorang mahasiswi yang diperkosa oleh dua orang seniornya beserta pria misterius. Bunga (19), bukan nama sebenarnya, mahasiswi STKIP Sintang, Kalimantan Barat, melaporkan dirinya diperkosa tiga pria. Dua di antaranya merupakan seniornya, tetapi lain jurusan.
Seusai diperkosa di rumah tersangka AI, di kawasan Jalan Tangguk Yunus, Baning, Kota Sintang, Bunga kerap menerima ancaman dari tiga pemerkosanya.
Bunga dan keluarganya telah melaporkan kasus itu kepada polisi, Kamis (15/7/2010), dan hingga kini kasus tersebut masih ditelusuri. Kepada Harian Tribun Pontianak, Bunga menceritakan kasus yang berawal di kostnya, di Jalan Pertamina Gang STKIP Sintang. “Saya kenal AI beberapa bulan lalu. Dia senior saya, tetapi lain jurusan,” kata Bunga.
Sejak beberapa minggu terakhir, AI sering berkunjung ke kost Bunga. Hingga pada Senin (12/7/2010) sekitar pukul 20.30 WIB, AI mendatangi Bunga dan mengajaknya keluar keliling Kota Sintang.
“Di tempat kost ini tidak diizinkan keluar hingga pukul 22.00, maka saya menolak ajakannya. Namun, AI terus mendesak hingga akhirnya saya mengikuti ajakannya. Saya tidak tega melihatnya terus mengajak saya,” ujar Bunga.
Tak lama berkeliling, AI mengajak Bunga pulang, tetapi bukan kembali ke kost, justru AI membawa ke Jalan Tunguk Baning, sekitar lima kilometer dari kostnya. Tiba di sebuah rumah, di sana telah menunggu WR, si pemilik rumah, dan seorang pemuda yang tak dikenal Bunga, sebut saja X.
Meskipun sempat melawan, malam itu juga Bunga dipaksa melayani ketiganya. “Pada malam itu saya sempat enam kali diperlakukan tak senonoh,” katanya.
Menurutnya, AI duduk di semester empat dan WR semester delapan. Bunga diantar pulang ke kost pagi hari sekitar pukul 06.00. “Pada saat disetubuhi, saya terus melawan, bahkan sempat menggigit punggung AI, tetapi tenaga saya kalah kuat, tangan saya dipegang ketiganya,” papar Bunga. (Slamet Bowo S)
Pada saat disetubuhi, saya terus melawan, bahkan sempat menggigit punggung AI, tetapi tenaga saya kalah kuat, tangan saya dipegang ketiganya.
July 15th, 2010 — News
6 karyawan tenggelam setelah jatuh ke dalam tangki saos tomat di sebuah pabrik di India. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Rabu dini hari waktu setempat, ketika buruh tersebut hendak menyelamatkan seorang buruh perempuan yang terpeleset dan jatuh ke dalam tangki sedalam 6 meter.
tomat
Lima temannya yang lain langsung berusaha menolong korban. Namun upaya pertolongan mereka terhalang oleh uap dari tempat pengawetan sayuran. Tetapi kelimanya nekat untuk melompat kedalam tangki tersebut demi menyelamatkan temannya.
Pihak penyelidik menyatakan jika korban yang bernama Usha, sebelumnya sedang mengaduk sayuran bahan pembuat saus ketika dirinya terpeleset dari tangga dan terjatuh ke dalam tangki saus.
“Ketika korban jatuh, temannya langsung lompat ke dalam tangki untuk memberi pertolongan,” ungkap pejabat polisi Lucknow, Rajiv Krishna seperti dikutip Indian Express, Rabu (14/7/2010).
Sayang kelima perempuan yang hendak bermaksud memberi pertolongan bernasib sama dengan korban sebelumnya. Keenamya akhirnya tenggelam di dalam tangki raksasa yang penuh dengan bahan pembuat saus tomat yang belum jadi itu.
Sedangkan dua pekerja lain saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Uttar Pradesh, India. Sedangkan insiden di pabrik makanan Akansha tersebut saat ini masih terus diselidiki oleh pihak berwenang setempat. Pemilik dari pabrik tersebut saat ini ditahan untuk dimintai keterangan.
(faj)
July 11th, 2010 — News
Sadis, bukan hanya merampas harta benda korbannya Murani, pria tak dikenal itu juga tega memerkosa nenek kelahiran 70 tahun silam ini, lalu meninggalkannya di lokasi yang jauh dari penduduk di Desa Tanjung Kaso, Kec Tebing Syah Bandar, Sergai.
Peristiwa tak senonoh itu dialami warga Dusun XII, Desa Sei Bamban, Kec Seibamban, Sergai, ini pada Rabu (7/7) lalu, sekira pukul 15.00 wib. Namun keluarga nenek yang dikenal sebagai tukang pijat tradisional itu, tak melaporkan peristiwa aib ini ke polisi.
Informasi dihimpun POSMETRO MEDAN grup sumutcyber, kisah pahit si nenek tukang pijat tradisional ini berawal dari kedatangan seorang pria tak dikenal ke rumahnya. Pemuda berperawakan sedang itu datang dengan mengendarai Suzuki Smash hitam.
Orang tak dikenal (OTK) itu mengaku mau meminta bantuan Murani, agar mau ikut ke rumah orang tuanya. “Orang tua laki-laki tak dikenal itu katanya sakit, jadi dia minta supaya nenek aku mau mengusuk,” kata salah seorang cucu Murani membeberkan kasus yang menimpa neneknya.
Lanjut pria yang meminta identitasnya dirahasiakan itu, semula neneknya Murani tak mau ikut ke desa Pangkalan Budiman, Sergai, kampung si pria itu. Namun karena bujuk rayu, membuat Murani merasa iba, hingga memutuskan mau ikut untuk mengusuk orangtua pelaku.
Di perjalanan, pelaku berjanji akan memberikan apa saja kalau sang nenek bisa menyembuhkan orang tuanya yang katanya sedang sakit. Namun, setiba di Desa Tanjung Kaso, Kec Tebing Syah Bandar, Sergai, pria itu membelokkan sepedamotornya ke tempat sepi.
Tanpa berperasaan, pria itu melakukan aksi biadabnya. Nek Murani dilucuti pakaiannya. Lantaran tak bisa melakukan perlawanan, wanita kelahiran 70 tahun silam ini diperkosa dengan leluasa.
Parahnya lagi, usai diperkosa, si nenek juga dirampas. Seluruh perhiasannya, seperti cincin dan anting-anting, dirampok. Selanjutnya pelaku meninggalkan Nek Murani begitu saja di lokasi yang jauh dari pemukiman warga.
Begitu ditinggal kabur, Nek Murani melangkah dengan lunglai. Tak lama, dia bertemu dengan seorang pengendara yagn tengah melintas di jalan. Melihat sang nenek renta itu menangis dan kebingungan, si pengendara berhenti.(malik) ref:http://www.sumutcyber.com/?open=view&newsid=12658&catid=2