Perokok Indonesia Bakar Uang Rp 330 Milyar Perhari

13 October, 2009

pecandu rokok, credit: flicker.comPara perokok di Indonesia semakin hari semakin meningkat dan memprihatinkan. Peningkatan tertinggi perokok di Indonesia terjadi pada kelompok remaja umur 15-19 tahun, yaitu dari 7,1 persen pada 1995 menjadi 17,3 persen pada 2004, atau naik 144 persen selama sembilan tahun. Ironisnya banyak orangtua yang tidak tau kelakuan anaknya bahkan ada yang cenderung membiarkannya merokok di bawah umur. Padahal banyak sekali bahaya dan racun rokok yang akan memberi dampak yang sangat buruk bagi para perokok atau pecandu rokok tersebut.

Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Farid Afansa Muluk, menilai, industri rokok telah menjajah Indonesia dengan produk-produk yang membahayakan generasi muda Indonesia.

“Keterlibatannya yang agresif di bidang beasiswa pendidikan, kesenian, dan olahraga, seakan menjadi satu-satunya penyelamatan nafas kehidupan para siswa, seniman, dan atlet dalam berkreasi dan berprestasi. Hal ini merupakan bentuk penjajahan nonfisik dengan korban utama remaja dan anak Indonesia,” kata Farid.

Tak hanya itu, konsumsi rokok di Indonesia pada 2008 mencapai 240 miliar batang atau setara dengan 658 juta batang rokok per harinya, yang artinya para perokok Indonesia membakar uang Rp 330 milyar perharinya. Hmmm menyedihkan sekali..

Dengan sumber daya ekonomi yang sudah terbatas, 63 persen laki-laki dewasa dari 20 persen penduduk termiskin di Indonesia, melalui konsumsi rokoknya, telah menyumbang 12 persen penghasilan bulanannya kepada industri rokok.

Bahkan, menurut data Susenas 2006 menunjukan bahwa pengeluaran untuk membeli rokok adalah 5 kali lebih besar dari pengeluaran untuk telur dan susu (2,3 persen), 2 kali lipat pengeluaran untuk ikan (6,8 persen), dan 17 kali lipat pengeluaran membeli daging (0,7 persen).

Menurutnya Farid, pemerintah harus segera mengatur masalah tersebut, salah satunya melalui UU pengaturan tembakau. “Pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi kalau masalah tembakau ini belum diselesaikan. Kalau pemerintah mau entaskan kemiskinan atur rokok ini secara baik melalui undang-undang atau yang lainnya,” katanya saat jumpa pers di Gedung Kebangkitan Nasional Stovia, Jakarta, Minggu (11/10)

Pesan Penulis: Hentikanlah merokok atau paling tidak kurangi merokok sejak dini untuk alasan kesehatan anda dan selamatkan generasi-generasi muda dari racun rokok
sumber: surya online

Tags: rokok

Baca Juga Artikel Terkait:

Leave a Reply

Cari Artikel

Pengunjung Blog ini Juga Membaca:

Dapatkan Berita Terbaru di Facebook Kamu

Follow us on Twitter