Polisi Bejat Buat Film “Razia Keperawanan” Mahasiswi STIEM Makassar
9 February, 2010 br>Ceritanya saat menemukan duo sejoli sedang berduaan, beberapa polisi langsung menciduk mereka lalu menuduh pasangan ini sudah berbuat mesum dan akan menangkapnya. Tetapi pasangan muda-mudi ini merasa tidak bersalah karena tidak atau belum melakukan kumpul kebo, maka mereka pun berdebat dengan polisi dan meminta untuk tidak menahan mereka.
Karena para polisi ini merasa punya kekuasaan, mereka pun tetap menuduh cowok-cewek anak kuliahan ini sudah melakukan tindakan asusila. Disamping itu polisi bejat ini sudah terlanjur tergiur kemolekan tubuh sang mahasiswi yang hanya memakai singlet sehingga membuat otak-otak porno polisi ini kepingin mencabuli si cewek. Lalu salah satu polisi itu berinisiatif menyuruh si mahasiswi membuka celananya dan memperlihatkan alat kelaminnya belum “kemasukan” apa-apa, ide gila ini langsung disetujui polisi lain yang sama-sama berotak kotor ini.
Dengan ketakutan, mahasiswi ini menuruti perintah sinting si polisi membuka celananya lalu menurunkan celana dalamnya hingga kemaluanya pun kelihatan, merasa kurang puas si polisi menyuruh si cewek memamerkan secara jelas lubang “v”nya kepolisi-polisi berotak ngeres ini. Para polisi edan ini pun dengan cepat tangan mereka langsung mengeluarkan handphonya untuk merekam “area pribadi” si mahasiswi makassar ini sambil meraba-raba, ada yang mengabadikanya dengan alasan mengambil gambar untuk bukti “keperawanan” si gadis ini. Masih belum puas juga, polisi-polisi setan ini menyuruh si mahasiswi bodoh ini “membuka” “mulut” vagina dengan jari-jarinya anehnya si gadis bloon ini pun nurut-nurut aja perintah polisi-polisi gendeng ini.
Ujung-ujungnya para polisi hidung belang ini pun minta duit keamanan sebesar Rp 500ribu dengan mengancam si mahasiswi culun ini supaya video ini tidak disebar, toh akhirnya selain duit ratusan ribu melayang, video yang kuberi judul “Razia Perawan” ini menyebar juga ke segala penjuru dunia melalui dunia maya alias internet. Tetapi dengan menyebarnya video ini selain membuat malu korban juga membantu memudahkan menangkap tersangka karena buktinya jelas dan gampang dicari di internet.
Selamat deh sudah ditangkap semua polisi-polisi bermental rendahan ini. Tetapi kabarnya entah untuk menyamarkan identitas alias malu atau malah setres, si mahasiswi bego ini memotong pendek rambutnya supaya tidak sama saat “digarapi” habis-habisan oleh oknum-oknum polisi tersebut.


(ref: kaskus)
Baca Juga Artikel Terkait: