Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku Indonesia merupakan negara paling cepat menghabiskan minyak bumi.
Pasalnya, menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo, konsumsi akan minyak bumi di Indonesia masih tinggi. “Indonesia negara yang paling cepat mengekstrak minyak bumi,” ujar dia di Jakarta, Rabu 23 Juni 2010.
Di samping sebagai sumber daya energi, kata dia, minyak bumi juga masih menjadi tulang punggung penerimaan negara. Sebab, dari tahun ke tahun kontribusinya sangat besar.
Ke depan, Evita menambahkan, pemerintah akan mengubah pemikiran bagaimana bahan bakar minyak (BBM) itu tidak lagi menjadi tulang punggung penerimaan negara tapi juga sebagai perkembangan ekonomi Indonesia.
Guna melakukan diversifikasi energi agar ketergantungan terhadap minyak bumi berkurang, menurut dia, pemerintah harus terus mendorong pengembangan dan konsumsi bahan bakar nabati (BBN). “Ini untuk kemandirian energi Indonesia,” tutur Evita.
Apalagi, Evita melanjutkan, Indonesia memiliki potensi biodiesel yang besar dan suatu saat diharapkan dapat menjadi middle east BBN. “Pengembangan BBN di Indonesia bukan hanya untuk Indonesia tapi termasuk salah satu harapan dunia,” kata dia.
Pesawat terbang sangat rentan terhadap sambaran petir. Namun pesawat terbang dilengkapi dengan Sistim Static Discharge pada badannya, sehingga kemungkinan disambar petir sangatlah kecil dan memang ada pesawat yang disambar petir, hanya saja jarang sekali terjadi dan akibat yang ditimbulkan tidak besar, apalagi dengan pesawat-pesawat modern jaman sekarang.
Simak dulu Penjelasannya berikut ini:
Petir terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik di udara, loncatan muatan listrik yang berbeda bisa terjadi diantara awan diudara atau dari awan ke tanah. Awan atau benda yang bergerak di udara, karena pergesekan dengan udara, maka akan timbul muatan listirk statis dibenda itu.
Demikian juga pesawat terbang pada saat bergerak diudara pada badannya akan terbentuk listrik static, hanya saja dengan sistim static discharge yang terpasang di pesawat, maka muatan listrik yang timbul di pesawat akan segera dibuang ke udara, sehingga kemungkinan ada loncatan listirk / petir dari awan ke badan pesawat diperkecil kemungkinan terjadinya.
Jika sistim itu tidak bekerja, bisa saja pesawat tersambar petir dan akibatnya adalah mulai dari terganggunya peralatan komunikasi dan navigasi dipesawat sampai terbakar diudara (namun kejadian ini sangat jarang terjadi).
Tapi tidak perlu kuatir, karena sistim static discharge di pesawat sangat jarang sekali rusak dan perawatannya sangat sederhana, karena bentuknya hanya berupa kawat atau lempengan plastik berisi logam seperti buntut tikus yang ditempatkan di ujung-ujung sayap atau ekor pesawat dan jumlahnya sampai 12 atau 16 buah.
Ketika petir menyambar pesawat itu, muatan listrik mengalir sepanjang alumunium menuju permukaan yang lebih lancip yaitu di ujung-ujung sayap maupun ekor.
Inilah gambar-gambarnya, silahkan di klik untuk memperbesar!
Di ujung yang lebih lancip itu, muatan listrik akan terlucut berupa percikan api. Dengan begitu muatan listrik tidak akan masuk ke dalam pesawat. Jadi, orang yang berada di dalam pesawat akan aman dari sambaran petir.
Pada bangunan kasusnya berbeda. Bangunan tidak tertutup konduktor. Oleh karena itu, ketika petir menyambar, bangunan dapat terbakar. Untuk mengatasi hal ini diperlukan penangkal petir berupa konduktor listrik lancip yang dihubungkan dengan tanah. Ketika petir menyambar, muatan listrik petir akan mengalir melalui konduktor lancip ini menuju ke Bumi. Bangunan pun aman dari serangan petir.
ref:
- http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080329051413AAJaWaJ
- http://www.yohanessurya.com/activities.php?pid=20205&id=204
- kaskus
Setiap ‘bentuk kehidupan’ di planet bumi ini pasti membutuhkan air untuk bertahan hidup. Itulah alasan kita melihat lingkungan dunia dalam mendorong individu untuk menyimpan setiap tetesan air, karena air yang turun mungkin berharga bagi seseorang yang sangat membutuhkannya. Karena banyaknya sumber air minum yang telah terkontaminasi, beberapa desainer sedang mencari cara untuk mengubah udara lembab yang bertujuan memuaskan rasa haus jutaaan orang. Berikut adalah beberapa perangkat terbaik yang dapet memanen air tawar dari udara tipis
Max Water
Quote:
Quote:
Seorang penemu dari Australia telah mengembangkan perangkat yang mampu menghasilkan air tanpa batas dari udara. Didukung oleh angin, perangkat akan menggunakan sumber yang sama untuk air juga. Dijuluki Max Air, menurut penemunya sistem ini akan menghasilkan sejumlah besar air dengan menggunakan udara yang memiliki kelembaban rendah. Perangkat persegi empat meter ini bisa mengekstrak rata-rata 7.500 liter air per hari
Spoiler for .:
Quote:
~• Watermill •~
Quote:
Quote:
Dikembangkan oleh Element Four, Watermill menghasilkan air yang kemudian difilter sehingga air yang keluar cocok untuk dikonsumsi. Perusahaan ini berjanji bahwa perangkat mereka akan mampu menghasilkan sekitar 3,2 galon air minum segar sehari dalam kondisi ideal yang seharusnya cukup untuk keluarga dengan 6 anggota didalamnya
Spoiler for .:
~• Ersa •~
Quote:
Quote:
Para desainer Ersa industrial (Scott Norrie) merancangnya sebagai sebuah sistem yang mandiri, produk berkelanjutan yang menggunakan energi matahari untuk membuat air dari udara. Desain juga menggunakan panel matahari onboard untuk menjalankan perangkat genggam dan tetesan mengisi baterai kendaraan.
Spoiler for .:
~• EcoloBlue •~
Quote:
Quote:
The EcoloBlue Atmospheric Air Generator (AWG) menyediakan hingga 7 galon air bersih setiap hari, menyediakan udara di sekitar Anda adalah lembab. Perusahaan pengembang produk ini menyatakan bahwa alat ini bekerja dengan baik pada kelembaban 50 persen, tetapi juga dapat bekerja di tingkat kelembaban terendah 30 persen. Namun, jika udara lembab tidak cukup, Anda bisa menyambungkannya ke sumber air ledeng sehingga air minum Anda masih disaring. EcoloBlue ini dibanderol $ 1.350 dan biaya operasional rata-rata hanya 20 sen untuk setiap galon air bersih.
Spoiler for .:
~• RainCloud C-15 •~
Quote:
Quote:
Cleanworld Ltd telah mengembangkan sistem RainCloud, yang merupakan dehumidifier dengan sistem yang dibangun untuk pemurnian air. Perangkat penghasil air minum dari udara lembab ini juga dapat memproduksi air panas atau dingin bagi Anda untuk minum segelas air dingin yang baik atau secangkir teh.
Spoiler for .:
~• Dew Drop •~
Quote:
Quote:
desainer industri Jacky Wu telah merancang perangkat Dew Drop yang dapat mengekstrak air dari udara tipis untuk tanaman. Dew Drop bekerja pada prinsip-prinsip kondensasi. Penggunaan untuk menanam daun buatan di panci yang sama dengan pabrik dan menghubungkannya ke stop kontak. Air mengembun pada daun dan menjadi bahan makanan bagi tanaman.
Spoiler for .:
~• DropNet •~
Quote:
Quote:
Didesain mahasiswa Muthesius Academy Seni Rupa dan Desain di Jerman, Imke Hoehler, telah menciptakan sebuah sistem yang menghasilkan air minum dari udara tipis dan kabut. Dijuluki DropNet, sistem pengumpulan air ini bisa menghasilkan hingga 20 liter air bersih setiap hari, dan sebuah susunan dari beberapa struktur yang bisa menyediakan air minum untuk seluruh desa.
Spoiler for .:
~• Groasis Waterboxx •~
Quote:
Quote:
Dibuat oleh pengusaha asal Belanda Pieter Hoff, Waterboxx Groasis ini dapat menghasilkan air tawar bahkan di tempat terkering di bumi. Terinspirasi oleh kotoran burung, perangkat meniru cara melindungi biji kotoran burung yang telah dicerna, memberikan kelembaban dan berlindung dari unsur-unsur sehingga mereka dapat tumbuh. 10-inch sampai dengan 20-inci yang mengelilingi tanaman yang masih muda dan pada malam hari sebuah piring isolasi memungkinkan untuk mengahasilkan air melalui kondensasi.
Spoiler for .:
~• Solar-powered system to generate potable water •~
Quote:
Quote:
Riset ilmuwan di Institut Fraunhofer for Interfacial Engineering and Biotechnology IGB percaya bahwa pada kelembaban rata-rata 64 persen, satu meter kubik udara mengandung sekitar 11.5 ml air, yang jika diekstraksi dapat memecahkan masalah miliaran orang yang tinggal di daerah pedesaan. Sistem ini memanfaatkan air garam higroskopis untuk menyerap kelembaban.
Ketika solusi ini dibuat mengalir ke unit menara, mengisap air dari udara, yang kemudian dimasukkan ke dalam tangki dimana terdapat vakum. Energi matahari kemudian memanaskan air dan mengubah menjadi uap, yang kemudian terkondensasi dan dikumpulkan.
Spoiler for .:
~• Water Building Resort •~
Quote:
Ini mungkin bukan perangkat yang memproduksi air portable yang Anda cari, tetapi ini resor yang indah dan konseptual dirancang untuk menjawab isu-isu yang sama. Konsep dari Orlando de Urrutia, Bangunan Resort Air ini akan menggunakan teknologi-teknologi terbaik untuk menghasilkan listrik tenaga surya, air dari udara dan juga akan membuat air minum dari air laut.
PENJELASAN TEKNIS TEKNOLOGI GELOMBANG OTAK
Kalau kita pergi ke rumah sakit, laboratium, atau ke pusat-pusat
penelititan fungsi otak manusia, maka kita bisa menemui EEG atau
electroencephalograms dan Brain Mapping. Kedua alat tersebut digunakan
untuk mengamati aktivitas otak manusia. Perbedaannya adalah Brain
Mapping hanya memeriksa secara fisik. Untuk mengetahui adanya gangguan,
kerusakan atau kecacatan otak, misalkan tumor otak, pecahnya pembulu
darah otak, benturan pada kepala dan seterusnya. Sedangkan EEG
memeriksa getaran, frekwensi, sinyal atau gelombang otak yang kemudian
dikelompokkan kedalam beberapa kondisi kesadaran.
gambar-gambar electroencephalograms :
gambar gelombang otak yang ane juga ga tau artinya apa
Getaran atau frekwensi adalah jumlah pulsa (impuls) perdetik dengan
satuan hz. Berdasarkan riset selama bertahun-tahun di berbagai negara
maju, frekwensi otak manusia berbeda-beda untuk setiap fase sadar,
rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panik, dan sebagainya.
Melalui penelitian yang panjang, akhirnya para ahli syaraf (otak)
sependapat bawah gelombang otak berkaitan dengan kondisi pikiran. kami
akan jelaskan satu per satu tentang jenis-jenis frekwensi gelombang
otak dan pengaruhnya terhadap kondisi otak manusia.
Secara umum terbagi 4 yaitu BETA, THETA, ALPHA, dan DELTA. Berikut penjelasannya :
Gelombang Otak pada Manusia
BETA (di atas 12 hz atau dari 12 hz s/d 19 hz)
Merupakan gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami
aktifitas mental yang terjaga penuh. Anda berada dalam kondisi ini
ketika Anda melakukan kegiatan Anda sehari-hari dan berinteraksi dengan
orang lain di sekitar Anda. Gelombang beta dibagi menjadi 3 kelompok,
yaitu high beta (lebih dari 19 Hz) yang merupakan transisi dengan
getaran gamma , lalu getaran beta (15 hz -18 hz) yang juga merupakan
transisi dengan getaran gamma, dan selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz).
Terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang terjaga penuh
ALPHA ( 8 hz – 12 hz )
Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami
relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup
atau mulai mengantuk. Anda menghasilkan gelombang alpha setiap akan
tidur, tepatnya masa peralihan antara sadar dan tidak sadar. Fenomena
alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai
memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi
(meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekwensi alpha 8
-12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan
bawah sadar. Anda bisa mengingat mimpi Anda, karena Anda memiliki
gelombang alpha. Kabur atau jelas sebuah mimpi yang bisa Anda ingat,
tergantung kualitas dan kuantitas gelombang alpha pada saat Anda
bermimpi.
Terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat
THETA ( 4 hz – 8 hz )
Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur
ringan, atau sangat mengantuk. Tanda-tandanya napas mulai melambat dan
dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur, beberapa orang juga
menghasilkan gelombang otak ini saat trance, hypnosis, meditasi dalam,
berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyu. Orang yang mampu
mengalirkan energi chi, prana atau tenaga dalam, juga menghasilkan
gelombang otak theta pada saat mereka latihan atau menyalurkan
energinya kepada orang lain.
Bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah
mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta.
Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah
sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah
menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang otak ini juga
menyebabkan daya imajinasi anak-anak luar biasa. Ketika mereka bermain
mobil-mobilan misalnya, imajinasi mereka aktif dan permainan menjadi
sangat seru.
Gelombang otak theta juga dikenal sebagai “gelombang ajaib”, karena
berkaitan dengan kekuatan psikis. Berdasarkan penyelidikan para ahli,
bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat udara, tabrakan, kebakaran,
kecelakaan kapal laut yang menewaskan banyak orang. Namun ada keanehan,
beberapa anak balita bisa selamat. Kemungkinan ini dikarenakan
anak-anak hampir setiap saat dalam kondisi gelombang theta. Perasaan
dekat dengan Tuhan pun akan terjadi apabila kita dapat memasuki fase
gelombang theta. Anda mungkin pernah mengalaminya saat Anda berdoa,
meditasi, melakukan ritual-ritual agama. Dengan dasar inilah “GOD SPOT”
ditemukan.
Terjadi pada saat seseorang mengalami keadaan sangat mengantuk
DELTA (0.5 hz – 4 hz)
Adalah gelombang otak yang memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi
yang rendah, yaitu dibawah 3 hz. Otak Anda menghasilkan gelombang ini
ketika Anda tertidur lelap, tanpa mimpi. Fase delta adalah fase
istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh Anda melakukan proses
penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan, dan aktif memproduksi
sel-sel baru saat Anda tertidur lelap.
Penemuan baru dibidang frekwensi dan gelombang otak manusia oleh Dr.
Jeffrey D. Thompson dari Neuroacoustic Research, bahwa masih ada
gelombang dan frekwensi lain dibawah delta, atau dibawah 0.5 hz, yaitu
frekwensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktifitas mental
seseorang dalam kemampuan supranatural, seperti pada gelombang theta
diatas.
Otak Anda menghasilkan gelombang ini ketika Anda tertidur lelap
Gelombang Otak Lainnya :
GAMMA (16 hz – 100 hz)
Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami
aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena
pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik,
ketakutan, kondisi ini dalam kesadaran penuh. Berdasarkan penyelidikan
Dr. Jeffrey D. Thompson (Center for Acoustic Research) di atas
gelombang gamma sebenarnya masih ada lagi yaitu gelombang Hypergamma (
tepat 100 Hz ) dan gelombang Lambda (tepat 200 Hz), akan yang merupakan
geolombang-gelombang supernatural atau berhubungan dengan kemampuan
yang luar biasa.
Sensori Motor Rhytm (12 hz – 16 hz)
SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran lowbeta, namun mendapatkan
perhatian khusus dan juga baru dipelajari secara mendalam akhir-akhir
ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy, ADHD ( Attention Deficit
and Hyperactivity Disorder) dan Autism ternyata tidak menghasilkan
gelombang jenis ini. Para penderita gangguan di atas tidak tidak mampu
berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting.
Sehingga setiap pengobatan yang tepat adalah cara agar otaknya bisa
menghasilkan getaran SMR tersebut. Dan hal ini bisa dilakukan dengan
teknik neurofeedback .
Schumann Resonance (7.83 hz)
Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekwensi 7.83 Hz
yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta. Seseorang yang otaknya
mampu menghasilkan dan mempertahan frekwensi ini memiliki kemampuan
supernatural, seperti ESP, telepati, clayrvoyance, dan fenomena psikis
lainnya. Anak indigo, yaitu anak super cerdas yang biasanya
berkemampuan ESP atau Extra Sensory Perception, juga bisa memasuki
gelombang ini dengan mudah dan konstan.
METODE stimulasi GELOMBANG OTAK
stimulasi gelombang otak adalah fenomena yang alami, sama alaminya
dengan teori fisika. Getaran suara tertentu yang didengarkan telinga
bisa menggetarkan otak, sehingga otak memproduksi gelombang yang
frekwensinya sama dengan frekwensi suara yang kita dengar. Hal ini sama
saja dengan hukum fisika pada dua garpu tala.
Apabila ada dua buah garpu tala yang senada, apabila salah satu garpu ref:kaskus,berbagai sumber
tala diketuk T1 (digetarkan), lalu didekatkan tanpa menyentuhnya kepada
garpu tala lain T2 , yang diam, maka garpu tala yang lain ini akan ikut
bergetar, dengan nada yang sama. Maka garpu tala T2 disebut beresonansi
(ikut bergetar) dengan garpu tala T1 .
Demikian pula otak manusia, dengan diketahuinya setiap tingkat
gelombang otak manusia yang mampu beresonansi dari getaran audio,
visual, dan sinyal raba atau perasaan, maka kita dapat menstimulasi
otak kita agar menghasilkan gelombang otak tertentu sesuai kebutuhan,
misalnya untuk meningkatkan kemampuan berpikir, ingatan, pemahaman yang
cepat, meditasi, aktifitas-aktifitas supranatural, mengobati atau
meningkatkan kesehatan bagi mereka yang menderita ADHD, ADD atau
Autism, susah tidur dan seterusnya.
Teori inilah yang membuat einstein tambah terkenal dan disebut jenius lho!
Pernah merasa waktu berjalan cepat atau terasa begitu lambat? Seperti saat waktu berlalu begitu cepat ketika Anda sedang bersama teman- teman atau saat waktu terasa begitu lambat ketika Anda terjebak dalam hujan. Tapi Anda tidak bisa mempercepat atau memperlambat waktu kan?
Waktu selalu berjalan dalam kecepatan yang konstan. Einstein tidak berpikir demikian. Ide dia adalah semakin kita mendekati kecepatan cahaya, semakin lambat waktunya relatif dibandingkan kondisi orang yang tidak bergerak. Dia menyebutnya melambatnya waktu karena gerakan. Tidak mungkin, kamu bilang? Oke, bayangkan ini. Kamu berdiri di bumi, memegang jam. Teman baikmu ada di dalam roket dengan kecepatan 250.000 km/detik. Temanmu juga memegang sebuah jam. Kalau kamu bisa melihat jam yang dibawa temanmu, kamu akan melihat bahwa jam itu tampak berjalan lebih lambat daripada jam kamu. Sebaliknya temanmu akan merasa jam yang ia bawa berjalan biasa2 aja (tidak melambat), dia pikir malah jam kamu yang tampak berjalan lebih lambat.
Masih bingung? Ingat, Einstein butuh 8 tahun untuk menemukan hal ini. Dan dia dianggap jenius. Einstein memberikan contoh untuk menunjukan efek perlambatan waktu yang dia sebut “paradoks kembar”. Seperti permainan penjelajah waktu. Mari kita mencobanya dengan menganggap ada 2 orang kembar bernama Eyne dan Stine. Dua2nya kita anggap berumur 10 tahun. Eyne memutuskan dia sudah bosan di bumi dan perlu liburan. Dia mendengar bahwa ada hal yang menarik di sistem bintang Alpha3, yang berjarak 25 tahun cahaya. Stine yang harus mengikuti ujian matematika minggu depan, harus tinggal di rumah untuk belajar. Jadi Eyne berangkat sendiri. Ingin sampai secepatnya di sana, dia memutuskan untuk berjalan dengan kecepatan 99,99% kecepatan cahaya. Perjalanan ke sistem bintang itu bolak balik membutuhkan waktu 50 tahun. Apa yang terjadi ketika Eyne kembali? Stine sudah 60 tahun, tapi Eyen masih berumur 10 ½ tahun. Bagaimana mungkin? Eyne sudah pergi selama 50 tahun tapi hanya bertambah umur ½ tahun! Hey, apakah Eyne baru saja menemukan mata air awet muda!
Ide Einstein tentang waktu yang melambat tampak benar dan semua adalah teori, tapi bagaimana kamu tahu kalau dia benar? Salah satu cara adalah dengan naik roket dan memacu roket itu mendekati kecepatan cahaya. Tapi sampai saat ini, kita belum bisa melakukannya. Tapi ada satu cara untuk mengetestnya. Bagaimana kita tahu kalau Einstein tidak salah? Percobaan ini mungkin bisa memberikan penjelasan atas idenya. Jam atom adalah jam yang sangat akurat, bisa mengukur satuan waktu yang sangat kecil. Sepersejutaan detik bisa diukur. Di tahun 1971, ilmuwan menggunakan jam ini untuk mengetest ide Einstein. Satu jam atom diset di atas bumi, dan satu lagi dibawa keliling dunia menggunakan pesawat jet dengan kecepatan 966 km/jam. Pada awalnya kedua jam itu diset agar menunjukan waktu yang sama. Apa yang terjadi ketika jam dibawa mengelilingi dunia dan kemudian kembali ke titik di tempat jam satunya lagi berada? Sesuai perkiraan Einstein, kedua jam itu sudah tidak menunjukan waktu yang sama. Jam yang sudah dibawa keliling dunia, menunjukan keterlambatan waktu seperberapa juta detik!
Kamu mungkin bertanya kenapa kok bedanya begitu kecil? Pertanyaan yang bagus! Yah, 966 km/jam cukup cepat, tapi masih belum mendekati kecepatan cahaya. Untuk melihat perbedaan waktu yang signifikan, kamu harus melaju dengan sangat lebih cepat. ref:forumsains