<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sites of Unique Most of The Most Record &#187; penemuan</title>
	<atom:link href="http://surgaku.com/tag/penemuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://surgaku.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 15:46:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Baterai berisi Ulang Air Kencing, Nopopo Namanya</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/05/baterai-berisi-ulang-air-kencing-nopopo-namanya/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/05/baterai-berisi-ulang-air-kencing-nopopo-namanya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 15:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[baterai]]></category>
		<category><![CDATA[fisika]]></category>
		<category><![CDATA[kimia]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/baterai-berisi-ulang-air-kencing-nopopo-namanya.html</guid>
		<description><![CDATA[Inilah penemuan yang terbilang unik dan sedikit menjijikan namun mempunyai manfaat yang bagus untuk mempermudah kehidupan!! NoPoPo namanya, sebuah baterai yang bisa diisi ulang dengan memanfaatkan beragam cairan, termasuk air kencing. dari Tech Digest, Jumat (16/1/2009), baterai ini dibuat perusahaan bernama Aqua Power System yang berbasis di Jepang. NoPoPo sempat dipamerkan di perhelatan CES (Consumer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Inilah penemuan yang terbilang unik dan sedikit menjijikan namun mempunyai manfaat yang bagus untuk mempermudah kehidupan!!</p>
<p>NoPoPo namanya, sebuah baterai yang bisa diisi ulang dengan memanfaatkan beragam cairan, termasuk air kencing.</p>
<p><img class="center" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/peepower_1.jpg" alt="peepower 1 Baterai berisi Ulang Air Kencing, Nopopo Namanya"  title="Baterai berisi Ulang Air Kencing, Nopopo Namanya" /></p>
<p>dari Tech Digest, Jumat (16/1/2009), baterai ini dibuat perusahaan bernama Aqua Power System yang berbasis di Jepang. NoPoPo sempat dipamerkan di perhelatan CES (Consumer Electronic Show) 2009 yang belum lama berakhir.</p>
<p>Selain dengan air kencing, isi ulang NoPoPo juga bisa memanfaatkan air bir, jus apel, dan minuman cola. Caranya cukup dengan memasukkan cairan pada penampung kecil yang ditautkan di baterai.</p>
<p><img class="center" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/NopopoHAXIMSBLOGSPOT.jpg" alt="NopopoHAXIMSBLOGSPOT Baterai berisi Ulang Air Kencing, Nopopo Namanya" title="Baterai NoPoPo ini sudah tersedia di negara Jepang. Adapun banderol harganya sekitar US$ 15 per unit." /></p>
<p>Dilansir PcMag, cairan tersebut dipakai untuk membangkitkan reaksi antara magnesium dan alumunium di baterai. Daya yang ada memang tidak sekuat baterai AA pada umumnya, hanya cukup mendayai perangkat seperti jam mungil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/05/baterai-berisi-ulang-air-kencing-nopopo-namanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/04/gunung-raksasa-ditemukan-di-laut-sumatra/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/04/gunung-raksasa-ditemukan-di-laut-sumatra/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 03:46:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[berita teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/gunung-raksasa-ditemukan-di-laut-sumatra.html</guid>
		<description><![CDATA[Gunung raksasa yang ditemukan di perairan barat Sumatera mungkin memecahkan rekor sebagai gunung berapi terbesar di Indonesia. Demikian menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. &#8220;Gunung Kerinci yang tingginya sekitar 3.800 meter dan Gunung Semeru sekitar 3.600 meter kalah dengan gunung yang baru ditemukan di perairan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/t11_18348451.jpg" border="0" alt="t11 18348451 Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra"  title="Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra" />Gunung raksasa yang ditemukan di perairan barat Sumatera mungkin memecahkan rekor sebagai gunung berapi terbesar di Indonesia. Demikian menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.</p>
<p>&#8220;Gunung Kerinci yang tingginya sekitar 3.800 meter dan Gunung Semeru sekitar 3.600 meter kalah dengan gunung yang baru ditemukan di perairan Bengkulu tersebut. Kalau gunung ini memang benar gunung api, maka gunung ini merupakan gunung api terbesar di Indonesia,&#8221; kata Kepala PVMBG Badan Geologi, Bandung, Surono di Jakarta, Jumat (29/5).</p>
<p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/t09_183477111.jpg" border="0" alt="t09 183477111 Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra"  title="Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra" /></p>
<p>Lokasi gunung tersebut berada di Palung Sunda di barat daya Sumatera, terletak kira-kira 330 km dari Bengkulu. Tingginya diperkirakan 4.600 meter dengan puncaknya ada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut. Diameternya diperkirakan sekitar 50 km.</p>
<p>Ia memprediksi, gunung api yang ditemukan itu sebelumnya pernah beberapa kali meletus sehingga material-material letusannya membuat gunung itu semakin besar seperti sekarang ini. Menurut Surono, para peneliti harus meneliti lebih lanjut untuk mengetahui kepastian gunung merapi itu, seperti tingkat keaktifan magmanya, memiliki lubang pada bagian atasnya sebagai tempat untuk keluar letusan dan lainnya.</p>
<p>Bila gunung itu merupakan gunung berapi, lanjut Surono, akan sangat berbahaya bila meletus. Gunung api yang berada di tengah laut itu bisa menimbulkan gelombang besar di permukaan laut, bahkan tsunami. Oleh sebab itu, perlu ada perhatian serius dari pemerintah untuk mengantisipasi hal itu.</p>
<p>&#8220;Para peneliti juga harus melakukan pengawasan dan pemantauan mengenai kondisi gunung tersebut serta membuat peta rawan bencana di sekitar gunung itu sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Surono memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral CGG Veritas dan Institut de Physique Globe Paris yang menemukan gunung api raksasa tersebut.</p>
<p>Inilah foto-foto gunung berapi raksasa yang ada di sekitar laut Sumatera Tersebut:</p>
<p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/t01_183484471.jpg" border="0" alt="t01 183484471 Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra"  title="Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra" /></p>
<p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/t04_18348431.jpg" border="0" alt="t04 18348431 Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra"  title="Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra" /></p>
<p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/t02_183386711.jpg" border="0" alt="t02 183386711 Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra"  title="Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra" /></p>
<p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/t06_18348433.jpg" border="0" alt="t06 18348433 Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra"  title="Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra" /></p>
<p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/t08_18348441.jpg" border="0" alt="t08 18348441 Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra"  title="Gunung Raksasa ditemukan di Laut Sumatra" /></p>
<p>sumber:kompas</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>alamat repository ubuntu pusat</li><li>sumatra fulkanologi april 2012</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/04/gunung-raksasa-ditemukan-di-laut-sumatra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangan Robot dikendalikan dengan Pikiran</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/04/tangan-robot-dikendalikan-dengan-pikiran/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/04/tangan-robot-dikendalikan-dengan-pikiran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 15:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[biomekanik]]></category>
		<category><![CDATA[fisika]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[robot]]></category>
		<category><![CDATA[sain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/tangan-robot-dikendalikan-dengan-pikiran.html</guid>
		<description><![CDATA[Para ilmuwan eropa telah berhasil menciptakan lengan atau tangan robot biomekanik yang bisa dikendalikan dengan pikiran layaknya tangan normal manusia. Simak beritarannya: Ilmuwan Eropa mengklaim telah berhasil menyambung tangan robot atau biomekanik pada lengan seorang pria. Kelebihan tangan biomekanik adalah dapat dikendalikan melalui pikiran. Tim yang dipimpin ilmuwan Italia ini mengatakan, bahwa tahun lalu mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/surgaku/imagetempointeraktif.jpg" border="0" alt="imagetempointeraktif Tangan Robot dikendalikan dengan Pikiran" title="foto:tempo" />Para ilmuwan eropa telah berhasil menciptakan lengan atau tangan robot biomekanik yang bisa dikendalikan dengan pikiran layaknya tangan normal manusia. Simak beritarannya: </p>
<p>Ilmuwan Eropa mengklaim telah berhasil menyambung tangan robot atau biomekanik pada lengan seorang pria. Kelebihan tangan biomekanik adalah dapat dikendalikan melalui pikiran.</p>
<p>Tim yang dipimpin ilmuwan Italia ini mengatakan, bahwa tahun lalu mereka menanamkan elektroda (konduktor yang digunakan untuk bersentuhan dengan bagian atau media non-logam dari sebuah sirkuit) ke lengan pasien yang kehilangan tangan kirinya dan lengan atas akibat kecelakaan mobil.</p>
<p>Para ilmuwan tersebut mengatakan, langkah ini dilakukan untuk pertama kalinya dengan organ tubuh yang diamputasi. Kemudian dapat digerakkan dengan menggunakan pikiran untuk mengendalikan tangan biomekanik yang terhubung ke sistem saraf tersebut.</p>
<p>Percobaan ini dilakukan selama satu  bulan, setelah satu bulan elektroda diambil kembali. Di mana pasien ini belajar menggoyangkan jari-jari robot dan membuat gerakan-gerakan lainnya. (tmp/wkp/jko/surgaku)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/04/tangan-robot-dikendalikan-dengan-pikiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penemuan Ikan Purba Indonesia oleh Jepang</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/04/penemuan-ikan-purba-indonesia-oleh-jepang/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/04/penemuan-ikan-purba-indonesia-oleh-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2012 03:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[fosil]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/penemuan-ikan-purba-indonesia-oleh-jepang.html</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat dengan ikan purba yang ditemukan di perairan Sulawesi beberapa waktu lalu? Kali ini peneliti kelautan Jepang, berhasil menemukan dan mendokumentasikannya sebagai film, sebuah Coelacanth yang masih kecil. Ikan yang ditemukan pada 6 Oktober lalu di kedalaman 161 meter di semenajung Manado, Sulawesi utara itu merupakan Coelacanth pertama yang ditemukan Indoesia, menurut para peneliti. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/182371.jpg" border="0" alt="182371 Penemuan Ikan Purba Indonesia oleh Jepang"  title="Penemuan Ikan Purba Indonesia oleh Jepang" />Masih ingat dengan ikan purba yang ditemukan di perairan Sulawesi beberapa waktu lalu? Kali ini peneliti kelautan Jepang, berhasil menemukan dan mendokumentasikannya sebagai film, sebuah Coelacanth yang masih kecil.</p>
<p>Ikan yang ditemukan pada 6 Oktober lalu di kedalaman 161 meter di semenajung Manado, Sulawesi utara itu merupakan Coelacanth pertama yang ditemukan Indoesia, menurut para peneliti.</p>
<p>Cuplikan video yang menunjukan ikan coelacanth sepanjang 31,5 centimeter dan berwarna biru bertutul putih, berenang perlahan di antara bebatuan palung laut selama 20 menit.</p>
<p>â€œSejauh yang kami ketahui, ini merupakan video pertama yang ditampilkan dari seekor Coelacanth muda yang hidup dan menyimpan banyak sekali misteri,â€Ujar Masamitsu Iwata, seorang peneliti di Aquamarine Fukushima, Iwaki. </p>
<p>Ilmuwan berharap penemuan tersebut akan menjadi titik terang bagi habitat dan kelangsungan hidup Coelacanth.</p>
<p>Para peneliti menggunakan sebuah benda yang digerakan dengan remote untuk memfilmkan Coelacanth yang baru lahir, Iwata mengatakan.</p>
<p>Ikan yang sama ditemukan berada di dalam perut induk Coelacanth, dan para peneliti percaya jika telur menetas di dalam perut.</p>
<p>Coelacanth sebelumnya dianggap sudah punah sebelum akhirnya ditemukan pada tahun 1938 di lepas pantai Afrika Selatan.(R3d/ito)<br />
sumber:http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/11/19/182371/jepang-temukan-ikan-purba-indonesia/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/04/penemuan-ikan-purba-indonesia-oleh-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alga Baterai Setipis Kertas, Baterai Masa Depan</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/03/alga-baterai-setipis-kertas-baterai-masa-depan/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/03/alga-baterai-setipis-kertas-baterai-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2012 03:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[baterai]]></category>
		<category><![CDATA[fisika]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/alga-baterai-setipis-kertas-baterai-masa-depan.html</guid>
		<description><![CDATA[Baterai setipis kertas ini bisa menjadi alternativ di masa depan. Bayangkan jika teknologi ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan hadir menggantikan teknologi baterai yang selama ini kita pakai, tentunya kita akan mendapatkan banyak keuntungan dan kemudahan dengan menggunakan baterai tipis ini. Para ilmuwan dari berbagai negara sedang berusaha mengembangkan baterai tipis, fleksibel, ringan, murah, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="center" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/surgaku/091125-paper-battery-02.jpg" border="0" alt="091125 paper battery 02 Alga Baterai Setipis Kertas, Baterai Masa Depan" title="Baterai dari kertas yang dikembangkan dalam penelitian. Baterai dari kertas mungkin akan menjadi sumber tenaga masa depan. credit:The American Chemical Society" /></p>
<p>Baterai setipis kertas ini bisa menjadi alternativ di masa depan. Bayangkan jika teknologi ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan hadir menggantikan teknologi baterai yang selama ini kita pakai, tentunya kita akan mendapatkan banyak keuntungan dan kemudahan dengan menggunakan baterai tipis ini.</p>
<p>Para ilmuwan dari berbagai negara sedang berusaha mengembangkan baterai tipis, fleksibel, ringan, murah, dan ramah lingkungan, yang seluruhnya terbuat dari bahan non-logam. Salah satu bahan yang paling menjanjikan untuk beterai ini adalah polimer berdaya-antar. Namun, hingga kini bahan ini kurang praktis dijadikan baterai, karena kemampuannya menyimpan muatan listrik seringkali berkurang seiring pemakaian.</p>
<p>Mudah dibuat</p>
<p>Nah, kunci pembuatan baterai baru ini ternyata alga hijau Cladophora yang seringkali dianggap pengganggu. Tumbuhan air tawar yang mirip rambut ini bertumpuk dan membusuk begitu saja di seluruh dunia, mengganggu pemandangan dan baunya menyengat.</p>
<p>Alga ini memiliki jenis selulosa yang tak lazim, dengan ciri permukaan selulosa yang sangat luas, yaitu 100 kali selulosa kertas biasa. Ini memungkinkan para peneliti untuk melipatgandakan jumlah polimer berdaya-antar, sehingga baterai tersebut lebih efektif untuk diisi lagi, lebih mampu menahan listrik dan menyalurkan daya listrik.</p>
<p>&#8220;Kami telah lama mengharapkan penemuan berguna dari materi alga dan kini hal itu memang memungkinkan,&#8221; kata peneliti Maria StrÃ¸mme, pakar nanoteknologi dari Universitas Uppsala, Swedia. &#8220;Ini membuka kemungkinan baru untuk produksi skala besar bagi sistem penyimpanan energi yang ramah lingkungan, hemat biaya, dan ringan.&#8221;</p>
<p>Baterai jenis baru ini terdiri dari lapisan-lapisan tipis polimer berdaya-antar yang berukuran hanya 40 hingga 50 nanometer, atau dari serat pembungkus selulosa alga selebar satu per semiliar meter, hanya selebar 20 hingga 30 nanometer yang diambil untuk dijadikan lembaran kertas.</p>
<p>&#8220;Ini sangat mudah dibuat,&#8221; ujar StrÃ¸mme.</p>
<p>Cepat diisi ulang</p>
<p>Baterai jenis baru ini bisa memuat daya listrik 50 sampai 200 persen lebih banyak dibandingkan baterai polimer berdaya-antar lainnya yang serupa, dan kalau nanti sudah dioptimalkan, mungkin malah bisa bersaing dengan baterai litium. Baterai ini juga bisa diisi ulang jauh lebih cepat daripada baterai isi-ulang biasa &#8211; bandingkan baterai biasa setidaknya butuh sejam untuk diisi ulang, sedangkan baterai baru ini hanya perlu 11 detik hingga delapan menit.</p>
<p>Dala pengembangannya, baterai baru ini juga menunjukkan kemajuan pesat dalam hal kemampuan menahan daya seiring pemakaian. Kalau dibanding dengan baterai polimer lainnya yang kapasitas penahanan dayanya turun 50 persen setelah 60 siklus isi-pakai, baterai baru ini cuma kehilangan 6 persen setelah 100 siklus.</p>
<p>&#8220;Pada lapisan polimer yang tebal, sulit untuk mengisi ulang seluruh bahan itu dengan benar, malahan bahan itu berubah jadi insulator (penghambat), jadi kapasitasnya malah berkurang,&#8221; terang Gustav NystrÃ¶m, pakar elektrokimia dari Universitas Uppsala. &#8220;Kalau lapisannya tipis, seluruh bagiannya bisa menampung dan mengeluarkan daya dengan baik.&#8221;</p>
<p>Alat elektronik fleksibel</p>
<p>Para peneliti mengisyaratkan bahwa baterai mereka ini tampaknya cocok dapakai untuk alat elektronik yang fleksibel, seperti bahan kain dan pembungkus.</p>
<p>&#8220;Kami tak berniat menggantikan litium atau baterai ion &#8211; kami ingin menemukan pemakaian baterai yang belum ada,&#8221; ujar StrÃ¸mme. &#8220;Misalnya baterai bisa diisi di balik kertas pelapis dinding untuk menyalakan sensor di rumah anda. Atau bagaimana bila ditaruh dalam pakaian anda, dan dipakai untuk alat pemindai keringat untuk memeriksa bila anda sakit?&#8221;</p>
<p>Arah penelitian di masa depan juga memperhitungkan berapa banyak daya yang hilang dari baterai ini seiring waktu, yang merupakan masalah umum bagi baterai polimer dan jenis lainnya. Penelitian juga melihat kemungkinan memperbesar skala baterai jenis baru ini, &#8220;Kita lihat bagaimana jadinya bila baterai ini dibuat dalam skala sangat besar.&#8221;</p>
<p>Para peneliti menjabarkan hasil terakhir mereka dalam jurnal berjudul &#8216;Nano Letters&#8217;.</p>
<p>(livescience)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/03/alga-baterai-setipis-kertas-baterai-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Planet Penuh Air di Temukan Berjarak 40 Juta Tahun Cahaya</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/03/planet-penuh-air-di-temukan-berjarak-40-juta-tahun-cahaya/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/03/planet-penuh-air-di-temukan-berjarak-40-juta-tahun-cahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2012 03:46:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[astrologi]]></category>
		<category><![CDATA[astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[planet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/planet-penuh-air-di-temukan-berjarak-40-juta-tahun-cahaya.html</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Waterworld&#8221; atau planet dengan kandungan air yang 6 kali lebih besar dari bumi telah ditemukan mengorbit pada sebuah bintang 40 juta tahun cahaya dari bumi. Planet itu diduga terlalu panas untuk kehidupan seperti di bumi, tapi memiliki 75 % air dan terbukti memiliki atmosfer, para astronom percaya planet tersebut lebih mirip bumi dibandingkan &#8220;exoplanet&#8221; lainnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>&#8220;Waterworld&#8221; atau planet dengan kandungan air yang 6 kali lebih besar dari bumi telah ditemukan mengorbit pada sebuah bintang 40 juta tahun cahaya dari bumi.<br />
Planet itu diduga terlalu panas untuk kehidupan seperti di bumi, tapi memiliki 75 % air dan terbukti memiliki atmosfer, para astronom percaya planet tersebut lebih mirip bumi dibandingkan &#8220;exoplanet&#8221; lainnya yang telah ditemukan sebelumnya.</p>
<p><img class="center" src="http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/16/article-1236446-07A0408B000005DC-1_634x432.jpg" alt="article 1236446 07A0408B000005DC 1 634x432 Planet Penuh Air di Temukan Berjarak 40 Juta Tahun Cahaya"  title="Planet Penuh Air di Temukan Berjarak 40 Juta Tahun Cahaya" /></p>
<p>Planet yang diklasifikasikan sebagai &#8220;bumi super&#8221;, setengahnya berupa bebatuan kecil seperti dibumi dan es raksasa seperti di uranus dan neptunus. Bintangnya 3000 kali lebih besar dari matahari kita dan planet tersebut terlalu dekat dengan bintangnya sehingga bertemperatur 200 derajat celcius. </p>
<p>jarak planet dari bintangnya hanya 1,3 juta mile, sehingga 1 tahun disana hanya 38 jam. dan para astronom percaya ada bagian dari planet tersebut yang tidak pernah disinari bintangnya dan mungkin ber-atmosfer yang mengandung banyak hidrogen dan helium.</p>
<p><img class="center" src="http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/16/article-1236446-07A0408F000005DC-125_634x422.jpg" alt="article 1236446 07A0408F000005DC 125 634x422 Planet Penuh Air di Temukan Berjarak 40 Juta Tahun Cahaya"  title="Planet Penuh Air di Temukan Berjarak 40 Juta Tahun Cahaya" /></p>
<p>Dari jaraknya saja sudah 40 Juta tahun cahaya, jangankan kita manusia bisa sampai disana cahaya saja butuh waktu 40 juta tahun cahaya saja untuk mencapainya!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/03/planet-penuh-air-di-temukan-berjarak-40-juta-tahun-cahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Baru Dengan Infra-Merah</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/02/pengobatan-baru-dengan-infra-merah/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/02/pengobatan-baru-dengan-infra-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 15:46:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/pengobatan-baru-dengan-infra-merah.html</guid>
		<description><![CDATA[disiplin ilmu telah menciptakan suatu teknik ultrasensitif baru untuk menganalisis kelangsungan hidup molekul protein. Teknik ini mungkin dapat mengubah metodologi atas studi biomolekul dan memetakan jalan baru guna efektifitas diagnostik dan pencegahan dini dari penyakit kompleks. Para peneliti dari Boston University dan Tufts University, baru-baru ini memperagakan teknik spektroskopi inframerah yang dapat langsung mengenali â€œgetaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/humboldt_200_200.jpg" border="0" alt="humboldt 200 200 Pengobatan Baru Dengan Infra Merah" title="Pakar Biologi, Diana Lopez, koordinator laboratorium biologi molekuler milik Lembaga Penelitian Sumber Daya Biologi Alexander von Humboldt, memeriksa sebuah tangki nitrogen cair dengan sampel DNA." />disiplin ilmu telah menciptakan suatu teknik ultrasensitif baru untuk menganalisis kelangsungan hidup molekul protein. Teknik ini mungkin dapat mengubah metodologi atas studi biomolekul dan memetakan jalan baru guna efektifitas diagnostik dan pencegahan dini dari penyakit kompleks. </p>
<p>Para peneliti dari Boston University dan Tufts University, baru-baru ini memperagakan teknik spektroskopi inframerah yang dapat langsung mengenali â€œgetaran sidik jariâ€ dari sejumlah kecil protein, alat ini juga dipakai untuk memelihara organisme hidup.</p>
<p>Teknik baru ini memanfaatkan nanoteknologi untuk mengatasi beberapa keterbatasan dari teknik konvensional saat ini yang digunakan untuk mempelajari biomolekul. â€œHal ini memungkinkan identifikasi protein dengan langsung menganalisa indikasi getaran sidik jari,â€ kata ketua tim Hatice Altug, asisten profesor teknik di Boston University. â€œIni bisa mengarah pada peralatan baru untuk mempelajari biomolekul.â€</p>
<p>Metode pengajaran tentang bio-molekul terdahulu pada umumnya menggunakan spektroskopi fluoresens, di mana biomolekul diberi label fluoresens yang sangat terang guna melacak seberapa efisien mereka berinteraksi satu dengan lainnya. Memahami interaksi adalah penting bagi penelitian pengobatan medis.</p>
<p>Spektroskopi fluoresens cukup peka pada molekul tingkat tunggal. Namun, label tadi bisa saja lebih besar dari biomolekul itu sendiri dan ini akan mengganggu interaksi antar biomolekul.</p>
<p>â€œSaat ini ada kebutuhan untuk mengembangkan teknologi biodeteksi tanpa label,â€ jelas Altug. â€œSpektroskopi inframerah adalah salah satu metode bebas label, karena jika Anda melihat dengan menggunakan frekuensi inframerah, Anda bisa langsung melihat biomolekul meski tanpa ditandai.â€</p>
<p>Molekul terdiri dari atom-atom yang saling terikat satu sama lain oleh per (pegas). Tergantung pada massa atom, seberapa kaku per ini, atau bagaimana per dari atom itu tersusun, molekul berputar dan bergetar pada frekuensi tertentu, mirip dengan senar gitar yang bergetar pada frekuensi tertentu tergantung dari panjangnya tali. Frekuensi resonansi ini berupa molekul spesifik, dan mereka sebagian besar terjadi pada rentang frekuensi inframerah dari spektrum elektromagnetik.</p>
<p>Kepekaan Spektroskopi Inframerah sebelumnya dinilai terlalu amat rendah untuk mendeteksi getaran ini, khususnya dari sejumlah kecil sampel. Metode baru yang ditunjukkan oleh seorang mahasiswa pascasarjana Altug, Ronen Adato bersama rekannya seorang doktor, Ahmet Ali Yanik yang menggabungkan kekuatan nanoteknologi dan Nanofotonik dan berhasil mengatasi masalah-masalah yang mencegah penggunaan masa lalu atas spektroskopi inframerah.</p>
<p>â€œKami menggunakan susunan nanopartikel kecil logam emas sebagai nanoantenna plasma efisien untuk lebih memperkuat kemampuan mendeteksi frekuensi molekul bawaan,â€ kata Yanik. Dengan teknik mereka, tim memperoleh indikasi getaran dari hampir 145 protein sutra yang ditempatkan di ujung setiap nanoantenna.</p>
<p>â€œTeknik kami memberikan para peneliti kemampuan untuk meningkatkan indikasi getaran bawaan lebih dari 100.000 kali,â€ kata Altug. â€œHal ini memungkinkan kita untuk mempelajari struktur molekul dan fungsi biologis yang sangat kecil jumlah molekulnya.â€</p>
<p>Altug mengantisipasi bahwa alat-alat baru ini suatu hari nanti akan membantu para peneliti merancang obat-obatan, meminimalkan komplikasi akan penyakit mematikan seperti kanker dan Alzheimer. â€œKemajuan ini secara fundamental adalah penting untuk bidang biokimia,â€ katanya.</p>
<p>â€œMetode plasma kami ini cukup umum dan juga dapat diterapkan untuk meningkatkan intensitas inframerah terhadap molekul lain selain protein,â€ kata Altug. â€œMakanya disediakan suatu alat tertentu yang dapat membantu memperkuat daya rangsang kimia yang mendapat perhatian khusus dari pertahanan nasional.â€<br />
Jason Amsden, Fiorenzo G. Omenetto, dan David L. Kaplan dari Universitas Tufts juga turut bekerja sama dalam penelitian ini.<br />
(http://www.suaramedia.com/dunia-teknologi/sains/13427-pengobatan-baru-dengan-infra-merah.html) surgaku.com</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>biodeteksi</li><li>biokimiaa bidang pertanian</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/02/pengobatan-baru-dengan-infra-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Martialis heureka, Semut dari Mars?</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/02/martialis-heureka-semut-dari-mars/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/02/martialis-heureka-semut-dari-mars/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 15:46:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[fosil]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[purba]]></category>
		<category><![CDATA[semut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/martialis-heureka-semut-dari-mars.html</guid>
		<description><![CDATA[Semut spesies baru (Martialis heureka) yang ditemukan di hutan Amazon ini hidup di bawah tanah dan buta selama hidupnya. Para ilmuwan yang menemukannya yakin semut tersebut masih keturunan langsung semut purba yang pertama kali menghuni Bumi. Seorang mahasiswa program studi biologi evolusi Universitas Texas, AS, Christian Rabeling, menemukannya pertama kali di hutan hujan Empresa Brasileira [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/surgaku/065429p.jpg" border="0" alt="065429p Martialis heureka, Semut dari Mars?"  title="Martialis heureka, Semut dari Mars?" />Semut spesies baru (Martialis heureka) yang ditemukan di hutan Amazon ini hidup di bawah tanah dan buta selama hidupnya. Para ilmuwan yang menemukannya yakin semut tersebut masih keturunan langsung semut purba yang pertama kali menghuni Bumi.</p>
<p>Seorang mahasiswa program studi biologi evolusi Universitas Texas, AS, Christian Rabeling, menemukannya pertama kali di hutan hujan Empresa Brasileira de Pasquisa Agropecuaria di Manaus, Brasil, tahun 2003. Ia adalah satu-satunya koloni semut yang hidup di bekas pohon yang membusuk di dalam tanah.</p>
<p>Maka, pantas kalau penemunya memberi nama Martialis heureka yang artinya semut dari Mars saking unik dan anehnya. Semut tersebut tak lagi menggunakan indera penglihatan dan tak membutuhkan pigmen atau pewarna tubuh karena telah beradaptasi dengan lingkungan yang gelap gulita. Sebagai gantinya, ia memiliki tubuh memanjang dan capit yang panjang yang diduga untuk meraba dan menangkap mangsa.</p>
<p>Martialis heureka tidak hanya tercatat sebagai spesies baru, tapi juga membentuk kelompok genus tersendiri, bahkan subfamili baru. Subfamili terakhir ditemukan tahun 1967. Saat ini semut terbagi dalam 21 subfamili.</p>
<p>Sampel DNA yang diambil dari kakinya menunjukkan bahwa semut dari Mars menempati pangkal pohon evolusi semut. Dari sifat genetikanya, semut diperkirakan mulai muncul sejak 120 juta tahun lalu dari nenek moyang yang sama dengan tawon. Para ilmuwan meyakini semut segera tersebar ke dalam habitat yang berbeda-beda, di tanah, dedaunan, dan sebagainya.</p>
<p>â€œPenemuan ini mendukung pendapat bahwa semut predator yang buta dan hidup di dalam tanah muncul di awal evolusi,â€ ujar Rabeling. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti nenek moyang semut buta dan hidup di tanah. Namun, saat mulai berevolusi, semut telah beradaptasi dengan lingkungan tanah hutan tropis.</p>
<p>Rabeling mengatakan, Martialis heureka memberi petunjuk bahwa rahasia evolusi semut mungkin masih tersembunyi di balik hutan hujan tropis. Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga memberikan informasi baru untuk mempelajari lebih mendalam keragaman hayati serangga, khususnya semut.<br />
sumber:siencedaily</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/02/martialis-heureka-semut-dari-mars/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencari Fakta Nuklir di Jaman Kuno</title>
		<link>http://surgaku.com/2012/01/mencari-fakta-nuklir-di-jaman-kuno/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2012/01/mencari-fakta-nuklir-di-jaman-kuno/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 15:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[gurun]]></category>
		<category><![CDATA[jaman kuno]]></category>
		<category><![CDATA[kuno]]></category>
		<category><![CDATA[mesir]]></category>
		<category><![CDATA[nuklir]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/mencari-fakta-nuklir-di-jaman-kuno.html</guid>
		<description><![CDATA[Melihat bukit pasir di gurun Mesir. Fenomena apakah yang mampu menaikkan suhu gurun pasir setidaknya sampai 3.300 derajat Fahrenheit, yang dapat mencetak lembaran-lembaran besar kaca kuning-hijau yang padat? (Wael Abed/AFP/Getty Images) &#8220;Sekarang saya adalah Kematian, penghancur dunia.&#8221; &#8211; Bhagavad Gita Tujuh tahun setelah uji coba nuklir di Alamogordo, New Mexico, Dr. J. Robert Oppenheimer, bapak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/black_desert01.jpg" border="0" alt="black desert01 Mencari Fakta Nuklir di Jaman Kuno "  title="Mencari Fakta Nuklir di Jaman Kuno " /><br />
<em>Melihat bukit pasir di gurun Mesir. Fenomena apakah yang mampu menaikkan suhu gurun pasir setidaknya sampai 3.300 derajat Fahrenheit, yang dapat mencetak lembaran-lembaran besar kaca kuning-hijau yang padat? (Wael Abed/AFP/Getty Images)</em></p>
<p><strong>&#8220;Sekarang saya adalah Kematian, penghancur dunia.&#8221; &#8211; Bhagavad Gita</strong></p>
<p>Tujuh tahun setelah uji coba nuklir di Alamogordo, New Mexico, Dr. J. Robert Oppenheimer, bapak bom atom, memberikan kuliah di sebuah perguruan tinggi ketika seorang murid bertanya apakah ada tes atom AS sebelum Alamogordo.</p>
<p><strong>&#8220;Ya, di zaman modern,&#8221; jawabnya.</strong></p>
<p>Kalimat, penuh teka-teki dan tidak dimengerti pada waktu itu, sebenarnya kiasan teks-teks Hindu kuno yang menggambarkan sebuah bencana akhir yang tidak berhubungan dengan letusan gunung berapi atau fenomena lainnya yang dikenal. Oppenheimer, yang rajin belajar sanskrit kuno, tak diragukan lagi merujuk pada suatu bagian dalam kitab &#8220;Bhagavad Gita&#8221; yang menggambarkan bencana global yang disebabkan oleh &#8220;senjata yang tidak dikenal, sebuah sinar dari besi.&#8221;</p>
<p>Walaupun mungkin mengkhawatirkan komunitas ilmuwan berbicara tentang adanya senjata atom sebelum siklus peradaban sekarang, bukti-bukti dari fenomena ini tampaknya membisikkan ayat-ayat tersebut di setiap sudut bumi.</p>
<p><strong>Gelas gurun</strong></p>
<p><img src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/aroundzeworld115894866020_black_des.jpg" border="0" alt="aroundzeworld115894866020 black des Mencari Fakta Nuklir di Jaman Kuno "  title="Mencari Fakta Nuklir di Jaman Kuno " /></p>
<p>Bukti ini tidak hanya berasal dari ayat-ayat Hindu tetapi juga dari penemuan akan luasnya fragmen-fragmen kaca tersebar di banyak gurun di seluruh dunia. Anehnya kristal-kristal Silikon ini tercetak, sangat mirip fragmen yang ditemukan setelah ledakan nuklir di White Sands sebuah situs pengujian atom Alamogordo.</p>
<p>Pada Desember 1932, Patrick Clayton, seorang peninjau dari Survai Geologi Mesir, melaju di antara bukit-bukit pasir yang luas, dekat dengan Plateau Saad di Mesir, ketika ia mendengar suara (seperti daun kering yang terinjak) di bawah roda. Ketika ia memeriksa penyebab suara tersebut, ia menemukan potongan-potongan kaca besar di pasir.</p>
<p>Temuan ini menarik perhatian ahli geologi di seluruh dunia dan menjadikan salah satu teka-teki ilmiah modern terbesar. Fenomena apakah yang mampu menaikkan suhu gurun pasir setidaknya sampai 3.300 derajat Fahrenheit, yang dapat mencetak lembaran-lembaran besar kaca kuning-hijau yang padat?</p>
<p>Sementara tes rudal White Sands Alamogordo, Albion W. Hart, salah seorang insinyur yang pertama lulus dari Institut Teknologi Massachusetts, mengamati bahwa potongan-potongan kaca yang ditinggalkan oleh uji coba nuklir tersebut identik dengan formasi yang ia amati di gurun Afrika 50 tahun sebelumnya. Namun, luasnya cetakan kaca di padang gurun memerlukan ledakan 10.000 kali lebih kuat daripada yang dihasilkan di New Mexico.</p>
<p>Banyak ilmuwan telah berusaha menjelaskan penyebaran batu-batu kaca besar di padang pasir Libya, Sahara, Mojave, dan banyak tempat lainnya di dunia, sebagai produk dari dampak meteorit raksasa. Namun, karena tidak adanya kawah di padang gurun, teori ini gugur. Baik satelit citra maupun sonar tidak mampu menemukan lubang kawah.</p>
<p>Selanjutnya, batu-batu kaca yang ditemukan di Gurun Libya menyajikan nilai transparansi dan kemurnian (99 persen) sesuatu yang tidak tipikal dengan tumbukan meteorit yang jatuh, di mana besi dan bahan-bahan lain bercampur dengan cetakan silikon setelah tumbukan.</p>
<p>Meskipun demikian, para ilmuwan telah memperkirakan meteorit yang menyebabkan batu-batu kaca bisa meledak beberapa mil di atas permukaan bumi, mirip dengan kejadian Tunguska</p>
<p>Namun, hal ini tidak menjelaskan bagaimana dua daerah yang ditemukan di dekat di Gurun Libya menunjukkan pola yang sama &#8211; kemungkinan dua tumbukan meteorit begitu dekat sangat rendah. Juga tidak menjelaskan tidak adanya air di contoh tekstur meski wilayah tumbukan diperkirakan diliputi air 14.000 tahun yang lalu.</p>
<p><strong>Bencana Kuno Mohenjo Daro</strong></p>
<p>Kota di mana budaya muncul di Lembah Indus zaman sekarang merupakan teka-teki. Bebatuan dari reruntuhan sebagian telah mengkristal, bersama dengan penduduknya. Selain itu, teks-teks lokal misterius berbicara tentang periode tujuh hari masa bersyukur terhadap mobil terbang disebut Vimana yang menyelamatkan nyawa dari 30.000 penduduk dari masa yang mengerikan.</p>
<p>Pada tahun 1927, setahun setelah penemuan di reruntuhan Mohenjo daro, 44 kerangka manusia ditemukan di pinggiran kota. Mayoritas tertelungkup, tergeletak di jalan dan berpegangan tangan seolah-olah bencana yang serius tiba-tiba menyelimuti kota. Selain itu, beberapa tubuh terdapat tanda-tanda radiasi yang tidak dapat dijelaskan. Banyak ahli percaya bahwa Mohenjo Daro adalah tanda dari bencana nuklir dua ribu tahun sebelum Kristus.</p>
<p>Namun demikian, kota itu bukan satu-satunya tempat kuno yang diduga telah dilanda bencana nuklir. Puluhan bangunan yang berasal dari dunia kuno menunjukkan peleburan batu bata, seperti tes panas yang tidak dapat dijelaskan ilmuwan modern antara lain :</p>
<p>Benteng dan menara Kuno di Skotlandia, Irlandia, dan Inggris<br />
Kota Catal Huyuk di Turki<br />
Alalakh di Suriah utara<br />
Reruntuhan dari Tujuh Kota, dekat Ekuador<br />
Kota-kota antara Sungai Gangga di India dan Hills dari Rajmahal<br />
Wilayah Gurun Mojave di Amerika Serikat</p>
<p>Dimanapun tempatnya di dunia, kehadiran suhu yang luar biasa dan gambaran tajam dari sebuah bencana mengerikan menunjukkan bahwa mungkin ada zaman sebelum di mana teknologi nuklir sudah dikenal &#8211; sebuah zaman di mana teknologi atom mengancam manusia. (Leonardo VintiÃ±i/EpochTimes/ray)</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>j robert oppenheimer dan hubungannya dengan hindu</li><li>mohenjodaro nuklir</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2012/01/mencari-fakta-nuklir-di-jaman-kuno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Whisky Berusia 100 Tahun ditemukan di Antartika</title>
		<link>http://surgaku.com/2011/12/whisky-berusia-100-tahun-ditemukan-di-antartika/</link>
		<comments>http://surgaku.com/2011/12/whisky-berusia-100-tahun-ditemukan-di-antartika/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 03:48:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dilandx</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surgaku.com/iptek/whisky-berusia-100-tahun-ditemukan-di-antartika.html</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak dua krat whisky Scotch milik penjelajah Ernest Shackleton ditemukan kembali dalam penggalian yang dilakukan di es Antartika setelah terkubur selama 100 tahun. Whisky McKinlay and Co dikuburkan di bawah sebuah gubuk selama ekspedisi Shackleton di Kutub Selatan yang menemui kegagalan antara tahun 1907 dan 1909. Mengingat penemuan berharga tersebut, Koalisi New Zealand Antarctic Heritage [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://i557.photobucket.com/albums/ss17/semisumarna/surgaku/whiski_satu_abad_2.jpg" border="0" alt="whiski satu abad 2 Whisky Berusia 100 Tahun ditemukan di Antartika"  title="Whisky Berusia 100 Tahun ditemukan di Antartika" />Sebanyak dua krat whisky Scotch milik penjelajah Ernest Shackleton ditemukan kembali dalam penggalian yang dilakukan di es Antartika setelah terkubur selama 100 tahun.</p>
<p>Whisky McKinlay and Co dikuburkan di bawah sebuah gubuk selama ekspedisi Shackleton di Kutub Selatan yang menemui kegagalan antara tahun 1907 dan 1909.</p>
<p>Mengingat penemuan berharga tersebut, Koalisi New Zealand Antarctic Heritage Trust berencana menggunakan alat pemotong khusus untuk menyingkirkan krat dari bongkahan es dimana mereka mendapatkan penemuan berharga itu 3 tahun silam.</p>
<p>Dua krat dan botol-botol bir itu akan mendapat upaya pelestarian di New Zealand sebelum dikembalikan ke gubuk di Cape Royds, yang dipugar oleh trust seperti ketika ditinggalkan oleh Shackleton.</p>
<p>Juru bicara Trust, Al Fastier mengatakan bahwa ia tak tergoda untuk mencicipi rasa Scotch tersebut. Ia lebih suka membiarkan roh-roh berusia satu abad itu tetap mempertahankan kekuatan mistik mereka.</p>
<p>&#8220;Sayang rasanya membuka sampel bir itu dan membiarkan roh yang menaunginya pergi,&#8221; katanya ketika diwawancarai oleh Radio New Zealand.</p>
<p>Sementara itu penyulingan bir Whyte and Mackay, yang mengeluarkan merek bir McKinlay, kabarnya sangat tertarik untuk mendapatkan minimal satu botol atau setidaknya sedikit sampel campuran bir yang kini sudah punah.</p>
<p>Aksi petualangan Shackleton batal setelah kekurangan persediaan bahan makanan di perjalanan panjang menuju Kutub Selatan. Kapalnya terburu-buru meninggalkan Cape Royds sesaat setelah es mulai terbentuk di laut sehingga ia terpaksa meninggalkan berbagai peralatan termasuk whisky.</p>
<p>&#8220;Saya pribadi cenderung berpikir bahwa minuman keras itu ditinggalkan karena satu dan lain hal. Sulit dipercaya 2 krat minuman tertinggal di gubuk tanpa satu botol pun yang pernah diminum,&#8221; ujar Mr Fastier. (Ananova.com/Foto globalpost.com/)</p>
<p>http://www.astaga.com/content/whisky-berusia-satu-abad-ditemukan-di-antartika</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surgaku.com/2011/12/whisky-berusia-100-tahun-ditemukan-di-antartika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

